note to myself (and others, maybe hehe)

salah satu ciri kebanyakan orang (indonesia) adalah, ketika ada yang mengkritik, atau berkomentar (yang mungkin agak) negatif atau (terkesan) meremehkan apa yang dilakukan (include misalnya riset yang dilakukan), (biasanya) responnya adalah, “ah sirik lu” atau “berisik lu” atau “suka suka gue dong” atau “apaan sih nih orang, gue juga yang jalanin” atau “bisanya cuma komentar doang lu” atau … dsb …

yaa… saya sendiri juga kadang seperti itu juga sih…

but, kadang tanpa kita sadari, kritikan atau komentar negatif dan yang meremehkan itu, justru membuat kita jadi lebih “dewasa” dan sometimes (bahkan sering) menjadi bahan untuk mengimprove atau memperbaiki apa yang (semestinya) kita lakukan…

Advertisements

road to fuji san…

決まりました!!!

今年の夏休み富士山を登ります!

ya setelah tinggal di jepun selama enam tahun, belum sekalipun saya menginjakkan kaki ke fuji san. kalau lihat sih sudah beberapa kali, entah dari perjalanan kereta menggunakan monorail dari haneda, atau dari tokyo, bahkan dari dalam pesawat…

pengen banget naik ke fuji san…

demo, jikan nakatta…

dulu sih karena ga tega ninggalin anak istri…

juga karena sibuk …

dan memang fuji san ini hanya boleh untuk pendakian pada bulan juli-agustus…

dan kebetulan liburan obong ini, saya tidak bisa pulang ke indonesia…

dan sedang ga banyak kerjaan juga…

jadinyaaa…

富士山登ります!

mulai dah pertengahan ramadhan, tokuni pas di kampus (笑) iseng cari info bagaimana untuk mencapai summit nya fuji san

dan alternatif paling murah adalah pakai seishun 18kippu !!!!

really really crazy idea…

secara ya, seishun 18kippu itu hanya bisa dipakai di kereta JR biasa 

ndak bisa untuk kereta ekspress apalagi shinkansen…

jadi bisa dibayangkan berapa lama perjalanan yang akan ditempuh dengan menggunakan JR train…

bisa 24 jam kayaknya…

kebayang capeknya kan…

natsu pula

itu masih ditambah naik ke fuji san

jadinya setelah dicari cari bagaimana baiknya, akhirnya saya (dan teman teman lainnya) memutuskan untuk naik bis disambung dengan 18 kippu (hahaha teteep…)

rutenya begini…

dari hakata kami berangkat malam hari, naik bus ke arah kansai…

kebetulan bis yang tersisa itu hanya royal bus dengan tujuan akhir kyoto…

22:30 berangkat dari hakata eki chikushi guchi

8:30 keesokan harinya tiba di kyoto

nah, sampe di kyoto ya bersih bersih diri bentar, sukur sukur kalo bisa mandi, sarapan juga pastinya, mungkin foto foto dulu baru dilanjut perjalanan pakai 18 kippu sekitar pukul 10an…

jadi rutenya menjadi begini

10:30 KYOTO
(53 min) 琵琶湖線新快速(長浜行)
11:23 MAIBARA
11:30 MAIBARA (berangkat)
(33 min) JR tokaido line (大垣行)
12:03 OGAKI
12:11 OGAKI (berangkat)
(86 min)  JR tokaido line shinkaisoku (豊橋行)
13:37 TOYOHASHI
13:41 TOYOHASHI (berangkat)
(34 min) JR tokaido line (浜松行)
14:15 HAMAMATSU

–> di hamamatsu rencana berhenti bentar buat sholat dhuhur ashar plus istirahat, 30 – 40 menitan lah ya…

kemudian dilanjur lagi perjalanan…

14:51 HAMAMATSU (berangkat)
(70 min) JR tokaido line (静岡行)
16:01 SHIZUOKA
16:05 SHIZUOKA (berangkat)
(54 min) JR tokaido line (熱海行)
16:59 NUMAZU
17:02 NUMAZU (berangkat)
(34 min) JR Gotemba line (国府津行)
17:36 GOTEMBA

dari gotemba, perjalanan dilanjutkan ke stasiun pendakian kelima subashiri dengan menggunakan tozan (登山)bus. bis dari gotemba ke subashiri gogome ada jam 18:10 dan 18:45 (bis terakhir) jadi kalo berangkat dari kyoto jam 10:30 dengan rute di atas insya allah masih aman…

nah ntar… di subashiri, mulai dah persiapan buat mendaki… plus sholat maghrib dan isya…

yah…itu kira kira rencana pendakian yang sebenernya baru dalam tahap menuju stasiun pendakian ke gunung fuji dari fukuoka…

semoga rencananya bisa berjalan sesuai rencana … amin…

great responsibilities come with great power…

after getting my PhD degree… I was planning to return to my home country, then continue or restart my job as lecturer in Indonesia, then have a happy life, ever after…

tapi…

kenyataan berkata lain. rencana itu tinggallah sebuah rencana…

saya dapat research fund untuk mensuport riset saya selama PhD dalam jangka 3 tahun.

hopefully, saya bisa lulus dalam waktu 3 tahun…

but…

my supervisor was retired from his position as a professor pas ketika saya berada di tahun kedua study PhD saya…

then… I was pushed to finish my PhD within 2 years… dan I have 1 year left for my research grant… so, I have to do post doc research after my PhD… fortunately only 1 year…

well… sebenarnya si ndoro besar menawarkan untuk apply another grant buat post doc… even recommended me to go wherever I want to do post doc…

dulu sempat ada wacana, just in case istri jadi lanjut phd di hitotsubashi, then I will apply for another JSPS fellowship in order to support my wife’s study, financially… beberapa kandidat nama professor di chiba sempat ada di list… but akhirnya istri memutuskan untuk pulang ke indonesia untuk menjalankan kontrak 2n+1 dengan kampusnya…

dan jadilah saya kurang begitu semangat lagi untuk lanjut post doc…

….

bukan berarti ndak niat lagi nerusin kontrak…

well… ketika saya berurusan dengan eksperimen… I found my own world… yes… I love experiment… dan dengan nerusin kontrak saya jadi bisa leluasa menghabiskan waktu dengan eksperimen dan eksperimen… tanpa ada keterbatasan alat dan dana !!! yes ! that’s it!

tetapi…

jadi seorang post doc fellow itu …

ok… I receive higher salary than before…

almost one half dari salary yang saya terima waktu masih sebagai PhD student…

but there comes greater responsibility…

ngurus urusan eksperimen dan riset harus sendiri…

mulai dari bikin DOE-nya

ngurus IRB ke committe di fakultas yang harus dalam bahasa jepang…
(selama jadi mahasiswa PhD, ndak ribet ribet amat ngurusin IRB, tinggal bikin bahasa inggris, serahkan ke ndoro besar, dibantuin translatenya dan diurusin sampe selesai sama ndoro besar…)

sampe ngurus keuangan dan beli bahan habis pakainya. yang mana biasanya itu diurusin sama sekretarisnya ndoro besar…

ya mungkin efek dari ndoro besar yang sudah pensiun juga dan akunya yang belum well in touch dengan sekretaris bos yang baru… sigh… salah ku sendiri ya…

ga cuma itu juga sih… urusan report dan proposal anggaran untuk JSPS pun harus dilakukan sendiri…

dan sekarang juga ada mahasiswa undergraduate yang dipercayakan ke saya untuk dibimbing tugas akhirnya :O, which is nih anak bikin suka puyeng karena sering banget absen dari experiment dengan alasan yang kayaknya dibuat-buat…

dan masih ditambah lagi ada permintaan buat ngajar graduate students…

well, cuma satu pertemuan… but dengan kesibukan sekarang, eksperimen sambil ngurus administrasi IRB dll-nya… plus bagi waktu dengan keluarga… dan juga social life…  ternyata susah juga ya bagi waktunya…

ya itung itung belajar (lagi) lah, sebelum ntar back for good ke kampus…

kata temen-temen yang udah pulang… setelah balik ke indonesia… kesibukan jadi luar biasa loh…

ngajar… yang mungkin tiap pekan…

bimbing mahasiswa… yang bisa jadi ndak hanya satu orang saja…

belum lagi urusan lainnya…

ah…

ya benar lah… anggap saja persiapan sebelum balik ke indonesia gitu lah…

soooooo….

life after PhD…

dengan menjalani post doc yang hanya setahun… ternyata tak seindah yang saya bayangkan…

must have own responsibility in everything…

Review halal resto – mr kebab nishijin

beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 8 maret kemaren ini adalah anniversary yang kelima 🙂

Tak terasa sudah lima tahun…

biasanya sih di tahun-tahun sebelumnya, istri masak sesuatu yang agak spesial untuk disantap bersama di rumah…

tapi, berhubung tahun ini istri dalam kondisi hamil tua, dan saya pun juga agak-agak males di dapur, jadilah hari jumat lalu kami bertiga pergi gaishoku 🙂

pilihan kami saat itu adalah… mr kebab nishijin… 😀

alasannya, pengen nyoba suasana baru yang ga biasa… biasanya kami makan mr kebab di food court-nya jusco…dan ternyata mr kebab itu buka cabang lain di dua tempat, satu di dalam hotel (sea hawk hotel kalo ga salah) satu lagi di nishijin…

ok… berikut review saya tentang mr kebab di nishijin.

lokasi

cukup mudah diakses (menurut saya)
tinggal naik subway, turun di nishijin station, kemudian keluar di pintu no 2
dari pintu dua, jalan ke arah kiri sampai di perempatan depan donki hote, kemudian nyebrang, dan jalan lurus sampai nemu mr kebab… tidak jauh dari perempatan.

ini petanya:

20130310-213558.jpg

makanannya…

sedikit berbeda dengan mr kebab di jusco, di sini selain menyajikan menu utama, kebab sandwich (chicken, beef, mutton atau mix), ada beberapa menu dinner yang tidak dijual di mr kebab jusco. ada menu hot meze dan cold meze seharga 550 yen per piring, atau 1500 yen per 3 piring. Nah saya sama istri memesan salah satu pilihan di menu hot meze yang namanya falafel seharga 550 yen.

penampakannya seperti ini

20130310-214756.jpg

falafel ini semacam perkedel goreng yang terbuat dari kacang kedelai…kalau dimakan rasanya agak mirip seperti mendol goreng, mungkin karena sama-sama berbahan kedelai. Bedanya, kalau mendol itu dibuat dari Tempe atau kedelai yang sudah difermentasi…

selain falafel, kami memesan salad dengan grilled lamb. harganya 1050 yen. chotto takai ne… tapi karena lamb itu oishii jadi ya worth lah :-). Isinya mengingat kan saya dengan Caesar salad yang ada di yunani…isinya selada, jagung, tomat, buah zaitun, keju, finger roll (semacam spring roll), dan tentunya grilled lamb dengan ukuran lumayan besar. salad ini disajikan dengan pita bread 🙂 jadi lumayan membuat kenyang… Grilled lamb-nya dagingnya masih berwarna merah, tapi rasanya lembut…oishikatta…:)

Side dish nya saya memilih potato cheese… Potato goreng plus keju cheddar…rasanya juga not bad … istri lumayan suka…apalagi arfan :))

penampakan salad dan potato cheesenya seperti ini

20130310-220005.jpg

dan terakhir, baklava kami pilih sebagai dessert 🙂 rasanya manis banget…tapi kalau anda sangat suka dengan makanan manis…it’s recommended 🙂 disajikan dengan kacang almond dan kismis (sepertinya :-D)

bentuknya baklava itu seper

20130310-220249.jpg

suasana restonya…

restonya kuecil banget… di dalam hanya ada dua meja dengan sofa untuk empat orang, ada dua meja counter untuk berdua. Dan di teras ada meja kursi juga…
kalau pengen suasana yang romantis sih, pilihan makan di dalam very recommended lah…:)

pas datang, kursi sofa-nya pas ada orang, jadinya sempat nunggu pesanan di teras yg agak ndak enak banget, karena bising oleh kendaraan yang lalu lalang… plus agak dingin juga… tapi kemudian pindah ke dalam… dan memang suasananya romantis… dindingnya warna merah pula 😀

nilai plus nya…

makanan yang disajikan halal…seperti di mr kebab jusco, setidaknya label halal dipasang di depan restonya, dan ownernya (dan juga pelayannya) orang muslim turki, jadi anshin lah…

makanan langsung dimasak oleh ownernya yang merupakan orang turki, jadi kualitas rasanya tak usah diragukan 🙂
rasa makanan juga enak :-d grilled lamb nya oishikatta !!! Osusume desu

pemilik dan pelayannya ramah…sering ngajak ngobrol tamunya…terutama tamu yang sepertinya sudah langganan

Nilai minusnya:

tempatnya terlalu kecil dan sempit, tapi cukup romantis untuk couple 🙂

harganya agak sedikit lebih mahal daripada mr kebab di jusco, agak kurang bersahabat untuk mahasiswa…tapiii…untuk lunch ada student discount… lebih murah daripada dinner…

sayangnya, tidak seperti di mr kebab jusco, di sini jual alkohol dan wine…jadinya agak gimanaaa gitu 😦

recommendations:
makan saat lunch sepertinya lebih menguntungkan daripada saat dinner 🙂
grilled lamb salad-nya oishii !!!
Falafel-nya juga enakkkk!!!

 

博論の審査やっと終わりました!!!

alhamdulillahirobbil ‘alamiin…

アッラーのお陰で、そして皆から応援を頂いて、計画通り今年博士号を取れる。

先日、16時10分に博士論文の公聴会が無事に終わった。

発表は14:50からスタートした。1時間半前に、準備をして、最後の発表練習をしようと思って、練習した。

計画通り、45分だった。

その後、嫁が来てくれた!!!よい!パワーアップしたよ!

14:20 先生が来た。いよいよスタートだねっと思った。一応練習出来て良かったな。

しかし。。。要旨が忘れてしまった!おおおおどうしよう! Continue reading

新着情報

博士論文公開発表会を行うことになりました!!!!

来週の木曜日(1/31)午後2時50分からスタートです。

大橋キャンパス512教室(5号館1階)にします。

課題名:「 熱帯アジア人と日本人男性の暑熱暴露時の体温調節応答および精神作業能」。

ご参加いただきたくお願い申しあげます。

よろしくお願いいたします。

Review halal restaurant — Kebabooz

Sebenernya tahu resto ini bbrapa bulan lalu, waktu itu sedang browsing restaurant halal buat dinner sama PSO yang lagi berkunjung ke Fukuoka… cuman karena ga gitu yakin kalau ini beneran restoran halal, dan pertimbangan kayaknya space nya ga gitu luas juga, jadinya pada saat itu resto ini pun pass buat dinner dengan PSO tachi…

Shikashi, beberapa hari lalu, ada teman yang posting sebuah link di group FBnya perkumpulan Muslim Indonesia yang di Fukuoka, isinya persis seperti link yang saya temu kan pada saat itu, dengan caption “katanya halal”. dan setelah baca beberapa testimonial dari teman yang sudah pernah ke sana, akhirnya semalam setelah jalan-jalan malam bareng istri di ohori kouen, kamipun mampir di restaurant yang lokasinya di sekitaran tenjin atau pusat kota Fukuoka.

Continue reading